Selasa, 16 Agustus 2016

Tips Berpresentasi Secara Profesional

Baik di lingkungan kerja ataupun di lingkungan kampus, salah satu hal yang biasa dilakukan yaitu berpresentasi. Secara mendasar, berpresentasi yaitu menyampaikan suatu materi di hadapan audiensi. Nah, bila kita diberi tugas untuk melakukannya, bagaimana teknik berpresentasi secara profesional? Agar kita dapat berpresentasi secara profesional, terlebih bagi yang belum terbiasa melakukannya, berikut beberapa tips yang dapat kita terapkan.


Gambar 1. Saat Menyampaikan presentasi

Sebelum Presentasi Dimulai, Tampilkan Slide yang Berisi Gambar Menarik Terkait Materi yang Akan Kita Sampaikan

Dengan menampilkan gambar tersebut pada slide sebelum presentasi dimulai, secara psikologi akan lebih merangsang dan menarik minat audiensi untuk menyimak materi. Ambil contoh, kita akan menyampaikan materi tentang motivasi. Kita dapat menampilkan slide yang berisi gambar perjuangan seorang tukang bubur yang berhasil menunaikan ibadah haji. Contoh lainnya, bila kita menyampaikan materi mengenai bahaya rokok, kita dapat memilih gambar kuburan yang ditempati oleh orang-orang yang merokok.

Sebaiknya Tak Menampilkan Gambar Menarik di Slide yang Berisi Materi Penting

Memasang gambar pada slide memang menjadikan slide terlihat lebih menarik Akan tetapi, bila menampilkan gambar menarik di slide-slide penting, cenderung menjadikan audiensi lebih fokus menyimak gambar tersebut daripada pemaparan kita. Dengan demikian, ada baiknya tak menampikan gambar menarik di slide-slide penting.

Gunakan Animasi Untuk Menampilkan Point-Point Materi

Pada piranti slide processing (pengolah slide), termasuk Power Point, biasanya terdapat fitur animasi untuk menampilkan point-point materi. Pada piranti Power Point, beberapa contoh animasi tersebut diantaranya fly in, float in, split, dan wipe. Lalu, mengapa kita sebaiknya menggunakannya saat berpresentasi? Dengan menggunakan animasi untuk menampilkan point-point materi, menjadikan materi terasa lebih ringan bagi audiens. Dan juga, menjadikan presentasi lebih menarik dan lebih mudah diikuti.

Usahakan Tak Terlalu Banyak Pengulangan Kata dalam Waktu yang Relatif Sebentar

Saat berpresentasi, kita mesti cerdas mengolah kata agar tak terlalu banyak pengulangan kata dalam waktu yang relatif sebentar. Sebabnya, audiensi cenderung lebih cepat jenuh menyimak materi bila terlalu sering mendengarkan kata yang sama dalam waktu yang relatif sebentar. Contoh pengulangan tersebut yaitu terlalu sering mengatakan kata Anda dalam waktu satu menit. Nah, agar kita cerdas mengolah kata saat berpresentasi, ada baiknya kita berlatih berpresentasi terlebih dahulu. Akan lebih baik lagi, bila berlatih beberapa hari sebelum hari ‘h’ berpresentasi.

Sangat Disarankan Tak Menampilkan Chart yang Terlihat Terlalu Kompleks

Berpresentasi tak terlepas dari ditampilkannya chart atau diagram terkait materi yang kita sampaikan, Nah, saat kita membuat chart, sangat disarankan membuat chart yang sesederhana mungkin. Sebabnya, bila chart terlihat terlalu kompleks, audiensi akan lebih terfokus mencernanya daripada memperhatikan pemaparan kita. Contoh chart yang cenderung terlihat kompleks yaitu chart yang terdiri dari banyak warna. Ataupun, chart yang terlalu dominan diisi angka-angka ‘keriting’,

Menjaga Kontak Mata dengan Audiensi

Mengapa sangat penting menjaga kontak mata dengan audiensi saat berpresentasi? Menurut suatu penelitian, melakukan kontak mata akan menumbuhkan rasa kepercayaan. Terkait presentasi, bila kita menjaga kontak mata dengan audiensi, audiensi akan lebih yakin terhadap materi yang kita sampaikan. Lalu, bagaimana kontak mata yang baik saat berpresentasi? Saat menyampaikan materi, kita sebaiknya tak terlalu sering melihat slide. Kita mesti menatap audiensi juga agar kontak mata dengan audiensi lebih terjaga.

Demikian, tips-tips berpresentasi secara profesional. Tips ini dapat diterapkan oleh siapapun yang ingin melakukan presentasi secara lebih profesional.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi Materi:
Munter, Mary. 1999. Guide to Managerial Communication(5th Edition). London: Prentice Hall
Sumber Gambar:
http://d27bf9iy63vb4h.cloudfront.net/wp-content/uploads/2015/01/google-presentation.jpg


Related Posts :