Rabu, 03 Agustus 2016

Uniknya Si Ayam Mahkota

Jenis-jenis ayam hias yang biasanya hanya dijadikan sebagai hewan peliharaan sangat berkembang baik di Indonesia. Ada begitu banyak ayam hias yang dibudidaya dan dipelihara oleh para pecinta ayam hias. Tingginya minat orang-orang yang memelihara ayam hias tak terlepas dari keunikan yang diberikan oleh ayam hias tersebut. Keunikan tersebut dapat dari keindahan bentuk tubuhnya dan juga bisa berasal dari kokokannya. Adapun yang dibicarakan dalam artikel ini mengenal keunikan bentuk tubuh dari salah satu jenis ayam hias yang bernama ayam Mahkota.

Berbicara tentang ayam Mahkota tentunya yang terlintas dibenak kita adalah terdapat semacam mahkota di atas kepalanya. Ya memang benar akan tetapi mahkota yang dimaksud bukanlah jengger berwarna merah yang umumnya ada pada setiap jenis ayam. Jambul yang bentuknya mirip mahkota di atas kepala ayam tersebut adalah bulu lebat yang tumbuh memanjang dan tegak berdiri. Adapun warna yang mendominasi jambul ayam Mahkota adalah putih polos dan hitam. Tapi dalam perkawinan silang yang dilakukan warna jambulnya bisa juga berwarna putih polos saja dan kecoklatan bercampur putih.


Gambar: Ayam Mahkota atau Polandia

Lebih lanjut membicarakan ciri-ciri fisiknya yang menjadi keunikan utama dari ayam Mahkota ini adalah jambul yang bersarang di atas kepalanya yang lebatnya sampai menutupi telinga dan matanya. Untuk itu bila unggas ini telah dewasa sangat sulit melihat matanya dari kejauhan karena terlindungi oleh lebatnya jambul di atas kepalanya. Dikatakan pula bahwa jambul ayam Mahkota sangatlah lembut dan mudah sekali dibentuk dalam berbagai mode gaya yang diinginkan pemiliknya. Disamping itu untuk jantan dan betinanya terdapat perbedaan dalam bentuk jambulnya. Pada jantan bentuk jambulnya tampak mirip seperti mahkota yang bulunya tumbuh tegak meninggi. Sedangkan yang betinanya memiliki jambul yang kelihatan seperti keribo atau bentuknya mengembang. Pada postur tubuhnya ayam Mahkota tampak besar dengan ukuran mirip seperti ayam kate.

Dalam penyebutannya ayam Mahkota juga memiliki nama lain yakni ayam Polandia. Disebut ayam Polandia bukanlah berarti asal muasal ayam impor ini berasal dari negara Polandia tapi lebih kepada ras ayam ini banyak dikembangbiakkan di negara-negara eropa. Adapun nama untuk ayam Mahkota yang ada diberbagai negara pun berbeda seperti ada yang memanggilnya dengan nama Padua Chicken dan juga ada yang menyebutnya dengan nama Polish Chicken.

Sedangkan untuk perawatan ayam Mahkota itu sendiri harus dilakukan dengan ekstra yang harus memperhatikan makanan, kandang, perawatan jambul dan tubuhnya, dan juga tingkat stresnya. Dalam pemilihan makanan yang biasanya disantap oleh ayam Mahkota dapat dengan hanya voer saja. Selain itu ayam berjambul mahkota ini juga sangat suka minum akan tetapi tetap dalam pemberiannya perlu untuk dikontrol agar jangan sampai terkena sakit flu. Adapun dalam pemberian voer kepada ayam Mahkota diusahakan tidak sampai menempel sisa-sisa makanannya dicelah-celah jambul. Jikalau ada sisa makanan yang lengket atau tertinggal di antara bulu-bulu mahkotanya maka bisa menyebabkan berkembangnya kuman dan bakteri yang dapat menyerang kulit, mata, dan telinganya yang terlindungi oleh bulunya. Untuk itu dalam perawatan fisiknya perlu selalu membersihkan bagian jambulnya agar sisa makanan mapun kotoran tidak ada yang tertinggal di jambulnya.

Selain itu ayam ini juga memiliki karakter yang agak pemalas atau jarang bergerak seperti ayam hias lain pada umumnya. Kebiasaan ayam Mahkota lebih suka memilih tiduran di kandangnya dari pada harus keluar untuk hanya sekedar mengais tanah. Adapun secara mental ayam Mahkota mudah terkejut yang membuatnya bisa stres. Untuk itu perlu dijaga keamanan kandangnya dari kemungkinan bisa dimasuki oleh hewan lain yang dapat membuatnya terkejut. Bila ayam ini sampai terkejut lalu stres maka bisa menyebabkan unggas ini enggan untuk makan dan pada akhirnya dapat membuatnya mati.

Ayam Mahkota yang telah banyak dibudidayakan untuk diperjual belikan tak terlepas dari tingginya minat orang-orang yang ingin memeliharanya. Disamping itu harga paling murah yang ditawarkan untuk setiap pasang ayam Mahkota berkisar Rp. 200.000. Adapun harga tertingginya biasanya berkisar di antara 500 ribu rupiah sampai dengan sejuta. Mahalnya harga ayam Mahkota terkait dengan uniknya bentuk jambulnya yang mirip mahkota dan perawatan yang membutuhkan keuletan ekstra oleh pemiliknya. Walaupun harganya tidak murah tetap saja ayam Mahkota selalu menjadi pilihan bagi para pecinta ayam hias untuk sebagai ayam peliharaan maupun diikutkan perlombaan kontes ayam hias.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. Haryoto, Beternak Ayam Kate Emas, (Yogyakarta: Kanisius, 2003 cet. 5).
2. http://www.jualayamhias.com/penting-di-ketahui-saat-memelihara-ayam-polan/
3. http://fredikurniawan.com/mengenal-ayam-poland-ayam-mahkota-dan-ciri-cirinya/
4. https://omkicau.com/2015/02/24/perawatan-ayam-poland-si-gondrong-yang-unik/
Sumber Gambar:
1. http://2.bp.blogspot.com/-9Ox97Cfb7Fo/VOaj3XlNLAI/AAAAAAAAAzs/M570l9fwMR4/s1600/ayam%2Bpoland%2Bbatik.jpg


Related Posts :