Jumat, 09 September 2016

Singapore Menjadi Negara Pertama dengan Layanan Self-Driving Taxis

Singapore baru saja menjadi negara pertama yang mengimplementasikan secara aktual layanan taksi berbasis “self-driving” untuk kepentingan publik.

Sejauh ini, nuTonomy- perusahaan yang berada di balik teknologi self-driving taxis ini, telah meng-implankan 6 mobil yang secara otomatis dapat menjemput penumpang dan mengantarkan mereka ke tujuannya. nuTonomy menjadi perusahaan pertama yang menawarkan teknologi seperti ini untuk publik.


Gambar 1. Self-driving taxis oleh nuTonomy

“Kami ingin mengambil manfaat dari teknologi self-driving untuk menyelesaikan permasalahan transportasi di Singapore, seperti kurangnya lahan dan sumber daya manusianya. Selain itu gagasan baru ini muncul sebagai langkah awal mengenalkan konsep baru mobility yang dapat meningkatkan transformasi trasportasi umum di Singapore”, papar Pang Kin Keong, sekretaris transportasi Singapore kepada Associated Press.

Akan tetapi perlu diketahui bahwa untuk sekarang sistem masih berada dalam tahap uji coba. Mobil yang digunakan sebagai taksi adalah Mitsubishi i-Mievs dan Renault Zoes, dengan luas wilayah operasi 6,5 km persegi dari wilayah Singapore yang dikenal sebagai One-North. Dan terdapat aturan khusus terkait zona penjemputan dan penurunan bagi penumpang.

Dan mungkin aspek yang masih mengganggu dalam layanan self-driving taxis ini adalah taksi belum sepenuhnya berjalan dengan sendirinya dikarenakan di dalam taksi masih terdapat supir yang mengawasi jalannya mobil. Selain itu, pakar ahli teknologi ini harus selalu mengecek jalannya sistem. Nampaknya, sebutan “driverless” masih kurang tepat untuk saat ini.

“Pilot nantinya akan memberikan data teknis yang juga berhubungan penting dengan data apakah penumpang menikmati perjalanan dengan mobil tanpa supir. Ketika penumpang masuk ke dalam mobil, ada beberapa orang yang menyukai konsep self-driving taxis ini, ada pula yang tidak menyukainya. Akan tetapi berapakah yang tidak menyukainya, apakah 3 persen dari keseluruhan penumpang ataukah 30 persen? Kami ingin mengetahui angka pastinya.” jelas CEO nuTonomy Karl Iagnemma kepada Mark Harris dari The Guardian.

Berita gembira dari diaplikasikannya teknologi ini adalah penumpang yang beruntung mendapatkan layanan ini akan dibebaskan dari biaya perjalanan.

Tim pengembangan teknologi self-driving taxis ini berharap pada tahun 2018 nanti terdapat lebih banyak titik penjemputan dan penurunan penumpang di Singapore. Tidak hanya itu, tim juga berharap teknolgi ini menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan mobil pribadi di jalan raya Singapore. nuTonomy COO, Doug Park mengatakan bahwa taksi otomatis diperkirakan dapat mengurangi jumlah mobil di jalanan dari 900.000 menjadi 300.000.

“Ketika Anda berhasil mengurangi jumlah mobil di jalanan terdapat banyak kemungkinan yang akan terjadi. Anda dapat membuat jalan menjadi lebih kecil, atau Anda dapat pula membuat tempat parkir mobil yang lebih hemat tempat. Saya rasa hal ini akan mengubah interaksi masyarakat dengan perkembangan kota” kata Park kepada Asociated Press.

nuTonomy sebenarnya telah dilaunching sejak 2013 oleh peneliti MIT, Karl Iagnemma dan Emilio Frazzoli, yaitu pakar yang berkecimpung dalam mengembangkan mesin kendaraan otomatis untuk Departemen Pertahanan. Sejauh ini self-driving taxis nuTonomy beroperasi di Amerika Serikat dan Singapore, akan tetapi di Amerika Serikat belum terdapat persetujuan untuk melakukan uji coba teknologi self-driving taxis di depan publik. Di Amerika Serikat, Uber mengumumkan pada tanggal 18 Agustus 2016 yang lalu bahwa mereka akan mengimplementasikan taksi tanpa supir di Pittsburgh dalam waktu dekat.

Meskipun tidak ada yang tahu hasil dari uji coba self-driving taxis yang dilakukan di Singapore ini, akan tetapi tidak terlalu berlebihan jika dikatakan bahwa di masa depan kemungkinan besar akan marak konsep mengenai taksi tanpa supir.

Oleh: Vierta Saraswati

Referensi :
http://www.sciencealert.com/singapore-just-became-the-first-country-to-have-self-driving-taxis?perpetual=yes&limitstart=1
Referensi Gambar :
1. http://www.sciencealert.com/singapore-just-became-the-first-country-to-have-self-driving-taxis?perpetual=yes&limitstart=1


Related Posts :