Senin, 19 Desember 2016

Mengenal Keterkenalan Ayam Batik di Indonesia

Hewan peliharaan yang banyak digemari oleh orang-orang di Indonesia sebagai hewan hias berharga tinggi tidak hanya didominasi dari jenis ikan dan kucing saja. Akan tetapi pada hewan peliharaan seperti ayam pun telah banyak dijadikan sebagai hewan hias yang memiliki penampilan fisik dan karakter yang menarik. Di antara banyaknya sudah jenis ayam yang dijadikan sebagai hewan hias terkenal di Indonesia terdapat satu jenis ayam hias yang warna bulunya itu sangat unik seperti corak batik. Adapun nama ayam hias tersebut adalah Ayam Batik.

http://i444.photobucket.com/albums/qq166/YearoftheRooster/Greatestpic.jpg
Gambar I: Ayam Batik Kanada

Ayam Batik yang warna bulunya memang seperti corak batik bukanlah ayam asli dari Indonesia. Melainkan asal muasal Ayam Batik ini berasal dari negara Inggris yang mulanya dikembangbiakkan oleh Sir John Sebright. Di luar negeri misalnya di eropa nama Ayam Batik dikenal luas oleh masyarakat sana dengan nama ayam Sebright. Selain itu dalam pengembangbiakannya yang selama ini telah berlangsung di Indonesia bibit yang digunakan sebenarnya bukanlah berasal dari Inggris melainkan dari negara Itali dan Kanada. Karena Ayam Batik yang ada di masyarakat kita lebih banyak dipanggil dengan nama Ayam Batik Italia dan Kanada.

Ciri-ciri dari Ayam Batik Itali dan Kanada memiliki perbedaan pada warna bulunya dan untuk fisiknya terlihat sama. Ayam Batik Itali dan Kanada tergolong sebagai ayam kate karena tubuhnya berukuran hampir mirip dengan postur ayam kate. Pada warna bulunya disebutkan bahwa Ayam Batik memiliki warna bulu bercorak mirip batik dengan dominasi warnanya adalah warna hitam. Untuk Ayam Batik Itali dapat ditandai dari warna bulunya yang berwarna putih dan Ayam Batik Kanada memiliki warna kecokelatan di seluruh tubuhnya. Bentuk dari bulu sayapnya tampak memanjang ke bawah hampir menyentuh batas bulu pada pergelangan kakinya. Sedangkan ekornya tampak mengembang di bagian pangkal sampai ke ujung ekornya. Jengger pada Ayam Batik jantan memiliki bentuk yang lumayan besar di bagian depan mata sampai atas kepala dan jengger tersebut juga terdapat di bagian bawah dagunya.


Gambar II: Ayam Batik Italia

Sedangkan karakter dari Ayam Batik terlihat cukup gesit ataupun lincah dan pada ayam pejantannya pun gemar bertarung bila melihat ada ayam pejantan lainnya. Disebutkan pula dahulunya Ayam Batik ini telah lama ada di Indonesia akan tetapi yang memeliharanya hanya beberapa orang saja. Bahkan dulunya juga orang-orang sebelum mengetahui kalau Ayam Batik sebagai ayam hias banyak yang menjadikan sebagai ayam potong yang dikonsumsi. Hanya ketika orang-orang sudah mulai menyadari bahwa Ayam Batik memiliki keunikan pada corak warna bulunya maka ayam ini pun tidak lagi dijadikan sebagai ayam untuk dimakan melainkan ayam hias yang bernilai tinggi.

Berbicara tentang harga bahwa Ayam Batik yang tergolong ayam hias ini dibandrol dengan harga yang lumayan mahal. Untuk sepasang Ayam Batik dewasa dapat dipatok dengan harga 400 ribuan ke atas tergantung tingkat usia dan bentuk fisiknya. Sedangkan untuk telur yang siap dierami rata-rata di jual perbutirnya mencapai harga 25 ribuan. Walaupun harga dari Ayam Batik tidak murah akan tetapi banyak dari para pecinta ayam hias yang memburu ayam kate ini untuk dipelihara.

Oleh: Ridsal Kishimoto
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi Tulisan:
1. http://ayamhias-masterhias.blogspot.co.id/2015/06/daftar-harga-aya-hias.html
2. http://www.carabudidayaternak.net/2015/02/ayam-batik-kanada.html
Referensi Gambar:
1. http://www.backyardchickens.com/t/187488/sebright-silkie-or-bantam-cochin-contest-results-on-page-three/10
2. http://cdn.backyardchickens.com/1/1b/1b6ff864_22467_a541ff1d15bc.jpeg


Related Posts :