Rabu, 08 Februari 2017

Munchkin, Kucing Berkaki Pendek dari Amerika Serikat

Kucing hias yang lazim dikenal oleh masyarakat luas di berbagai negara termasuk Indonesia selalu berhubungan dengan postur tubuh yang tinggi, bulu yang lebat, dan badan yang gemuk. Sebab dengan ciri yang disebutkan itu membuat penampilan kucing akan tampak lebih lucu, kuat, dan mempesona. Akan tetapi tidak semua kucing hias yang digemari itu selalu mengarah kepada ciri kucing mirip seperti Anggora, Persia, dan Maine Coon. Sebab terdapat satu ras kucing hias yang memiliki perbedaan mencolok pada kakinya yang berukuran pendek dan ukuran tubuhnya pun kecil. Adapun nama kucing hias tersebut adalah Munchkin.

Ras kucing Munchkin dikenal sebagai ras kucing berkaki pendek yang berkembang secara alami tanpa dipengaruhi oleh campur tangan manusia. Pendeknya kaki pada kucing Munchkin membuatnya tampak mirip dengan jenis anjing Dachshund yang juga mempunyai bentuk kaki yang berukuran pendek. Dalam sejarahnya kucing Munchkin mulai dikembangkan di Amerika Serikat pada tahun 1980-an. Akan tetapi jauh sebelum itu tepatnya di tahun 1940-an saat perang dunia II sedang berlangsung keberadaan kucing Munchkin sudah diperbincangkan dengan ada yang melihatnya di Inggris, Rusia, dan Amerika Serikat. Penamaan nama kucing Munchkin diambil dari film The Wizard of Oz dengan melihat ada salah satu karakter tokohnya yang berkaki pendek atau kerdil dipanggil Munchkin. Sejak itu membuat keberadaan kucing berkaki pendek ini pun dipanggil oleh orang-orang dengan nama Munchkin.


Gambar I: Kucing Munchkin Anakan

Adapun ciri-ciri fisik pada kucing Munchkin yakni ukuran kakinya yang cukup pendek dibandingkan dengan kucing pada umumnya. Walaupun kakinya pendek tetap terlihat gemuk mengikuti postur badan dan wajahnya yang juga sama besarnya. Ukuran badannya kebanyakan memiliki postur yang tidak memanjang atau berukuran kecil dan sedang. Selain itu ekor kucing ini memiliki ukuran bermacam-macam mulai dari sedang hingga panjang. Dalam perkembangannya diceritakan bahwa kucing Munchkin dianggap sebagai indukan asli dari segala kucing berkaki pendek yang beredar. Ini dikarenakan kucing Munchkin banyak dikawin silangkan dengan kucing ras berkaki panjang lainnya. Tujuannya untuk mendapatkan ras baru yang memiliki ciri khas berkaki pendek. Karenanya di masa sekarang ini, kucing Munchkin yang beredar di cattery memiliki bentuk fisik, ukuran bulu, dan warna bulu yang berbeda-beda.


Gambar II : Kucing Munchkin Dewasa

Untuk sifatnya diketahui kucing Munchkin dikenal sebagai kucing yang amat periang dan mudah beradaptasi dengan pemiliknya. Hal ini tentu membuat orang-orang yang melihatnya serasa ingin memeluknya karena selain bentuk fisiknya yang sangat lucu dilengkapi pula dengan sifatnya yang tidak mudah tempramental. Sewaktu bermain penampilan kucing Munchkin terlihat agak mirip dengan kelinci karena postur kakinya yang agak tinggi di bagian belakangnya. Dengan mengetahui sifatnya yang periang maka membuat siapapun yang memilikinya tidak mudah bosan dan ingin mengajaknya terus bermain.

Keberadaan kucing Munchkin tidak hanya dijual di berbagai negara Eropa dan Amerika akan tetapi telah merambah ke Indonesia. Kucing Munchkin yang dijual ditempat penjualan kucing hias atau cattery dibandrol dengan harga sekitar 6 jutaan. Ada baiknya sebelum membeli kucing Munchkin perlu diperhatikan tentang kelengkapan surat-suratnya termasuk sertifikat dan menanyakan mengenai vaksinasi yang pernah diterima kucing ini. Sebab dengan divaksinasinya kucing Munchkin maka potensi terserang penyakit akan semakin kecil.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://id.wikipedia.org/wiki/Munchkin
2. http://www.kucingkita.com/ras-kucing/munchkin
Sumber Gambar:
1. http://zoonarea.com/wp-content/uploads/parser/munchkin-kitten-breeder-3.jpg
2. http://hk5h1jrb20jxth2s0b2jfj.wpengine.netdna-cdn.com/wp-content/uploads/2015/02/shutterstock_99397682.jpg


Related Posts :