Senin, 13 Maret 2017

Mengenal Kucing Hias Ragdoll Asal Amerika

Bagi pecinta kucing hias agaknya tidak asing bila mendengar nama Ragdoll. Ya, kucing Ragdoll termasuk salah satu jenis kucing hias yang digemari oleh orang-orang diseluruh negara termasuk Indonesia. Tingginya peminat yang ingin memeliharanya tak bisa dielakkan dari bentuk fisiknya yang sangat lucu dengan tubuh yang berukuran besar dan tekstur bulu yang lembut. Selain itu, kucing Ragdoll asalnya bukanlah dari Eropa yang banyak mengembangbiakkan ragam jenis kucing hias melainkan asal kucing ini adalah negara Amerika Serikat.

Kucing Ragdoll yang dikenal dengan bulunya berwarna putih adalah salah satu jenis kucing yang banyak mendapatkan pengakuan resmi dari badan organisasi pecinta kucing dunia. Ini memang merupakan buah kerja keras panjang yang dilakukan Ann Baker sebagai pelopor dalam pengembangbiakan kucing Ragdoll di California. Dalam sejarahnya sekitar tahun 1960-an, kucing Ragdoll berasal dari beberapa kali hasil pengembiakan antara kucing persia, anggora, burmese, dan birman. Dari proses kawin silang yang dilakukan Ann Baker dengan masing-masing indukannya tersebut akhirnya melahirkan satu anakan kucing spesies baru yang tidak termasuk ras kucing hias manapun. Kucing tersebut berbulu putih dan ukuran bulunya tidak terlalu panjang ditambah dengan ukuran badannya yang lumayan besar. Karenanya di tahun 1970-an, kucing Ragdoll di daftarkan ke badan organisasi pecinta kucing dunia dengan terlebih menyusun standarisasinya agar tidak mirip ras kucing lainnya.


Gambar I: Kucing Ragdoll Anakan

Ciri-ciri fisik kucing Ragdoll adalah warna bulunya yang putih hampir menyelimuti semua tubuhnya. Pada bagian wajahnya terdapat warna cokelat kehitaman yang berada di sekitaran mata, kening, telinga, dan pipinya. Uniknya kucing Ragdoll adalah matanya yang terlihat berwarna kebiruan safir yang jarang dimiliki kucing hias lainnya kecuali spesies kucing Anggora Turki. Tubuh kucing ini terbilang besar dan gemuk dengan ekor yang ukurannya cukup panjang. Bagian mukanya berukuran lumayan besar yang diikuti dengan bagian dadanya yang lebar dan pinggulnya pun terlihat besar atau gendut. Bulu kucing ini lazimnya berukuran sedang dan lebat, selain itu tekstur bulunya terasa sangat lembut seperti kapas. Dengan ukuran badannya yang besar membuat beratnya pun dapat mencapai 9 kg dan panjang tubuhnya sekitar 50 cm dari kepala sampai ujung ekornya.


Gambar II: Kucing Ragdoll Dewasa

Sedangkan karakter sifat kucing Ragdoll bukanlah tipikal kucing yang agresif atau garang kepada manusia dan hewan peliharaan lain. Akan tetapi kucing Ragdoll dikenal sebagai hewan yang bersuara lembut dan suka bermanja dengan pemiliknya. Sifat lainnya yang bisa digali dari kucing Ragdoll adalah kepintarannya yang mudah dilatih pemiliknya dan kucing ini pun tidak ingin mengganggu siapa pun termasuk hewan lain yang berada di dekatnya. Sehingga dari ramah dan mudahnya beradaptasi membuat kucing Ragdoll selalu menjadi rekomendasi pertama bagi siapapun yang ingin memelihara kucing rumahan yang tidak agresif.

Berbicara tentang harganya bahwa kucing Ragdoll dikenal sebagai hewan peliharaan dengan harga yang tinggi. Bagi kucing Ragdoll dewasa dapat dibandrol dengan harga mencapai 10 jutaan untuk tiap ekornya. Mahalnya harga kucing Ragdoll disesuaikan dengan bentuk fisiknya yang sangat anggun dan kelengkapan surat-suratnya. Karena bagi Anda yang tertarik dan ingin memelihara kucing Ragdoll maka dapat membelinya di cattery resmi yang ada di kota Anda.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
  1. http://okdogi.com/2015/12/mari-kenali-profil-kucing-ragdoll/
  2. http://www.cattery.co.id/kucing-ragdoll/
  3. http://www.kucingmales.com/2015/11/kucing-ragdoll.html
Sumber Gambar:
  1. http://www.pets4homes.co.uk/images/classifieds/2015/10/09/1103504/ragdoll-kittens-562a00a250c74.jpg
  2. http://www.golfian.com/wp-content/uploads/2016/06/Adult-Ragdoll-Cat-Picture.jpg


Related Posts :