Rabu, 08 Maret 2017

Tasmanian Devil, Satwa Pemburu Sadis Khas Australia

Bagi yang senang menonton film kartun, mungkin tak asing lagi dengan karakter Tasmanian Devil. Karakter imut dan lucu yang sebenarnya sudah cukup tua ini, pertama kali muncul pada tahun 1954 dalam film kartun Devil Hare, merupakan salah satu karakter Looney Tunes yang cukup populer. Sang kreator karakter Tasmanian devil yaitu Robert McKimson.


Gambar 1. Karakter Tasmanian Devil

Dalam dunia nyata, Tasmanian Devil merupakan satwa karnivora yang tinggal di kawasan Tasmania, Australia. Nah, satwa ini menjadi salah satu inspirasi penciptaan karakter Tasmanian Devil. Menariknya, meskipun Tasmanian Devil merupakan satwa ganas, karakter Tasmanian Devil digambarkan sebagai karakter yang imut dan lucu. Saking imut dan lucunya karakter ini, karakter Tasmanian Devil sangat disukai anak-anak.

Hal menarik lainnya terkait karakter ini yaitu dalam hal berlari. Meskipun karakter Tasmanian Devil digambarkan mampu berlari kencang, kenyataannya satwa yang sepintas mirip dengan beruang dan tupai ini tak begitu cepat dalam hal berlari. Kecepatan lari satwa ini yaitu sekitar 13 hingga 25 kilometer per jam. Saat ini, satwa dengan kecepatan lari tercepat yaitu Cheetah. Satwa ini mampu berlari hingga 120 kilometer per jam.


Gambar 2. Satwa Tasmanian Devil

Nah, sebagai satwa yang terbilang langka, karena hanya ada di kawasan Tasmania, terdapat keunikan-keunikan satwa yang bernama latin Sarchophillus Harrisii ini. Salah satunya yaitu gigitannya yang sangat luar biasa. Meskipun ukuran rata-rata satwa tersebut hanyalah sebesar anjing dewasa, gigitan satwa ini mampu menghancurkan tulang. Bahkan, tulang yang lebih besar dari ukuran tubuhnya. Di dalam mulut satwa ini, terdapat 42 gigi geraham dan 4 gigi taring yang sangat panjang.


Gambar 3. Gigitan Tasmanian Devil Mampu Meremukkan Tulang

Keunikan lainnya satwa ini yaitu sudut rahangnya yang mencapai 80 derajat saat menyantap mangsa. Karena sudut ini cukup besar, Tasmanian Devil siap memangsa apapun. Termasuk mangsa yang berukuran lebih besar darinya. Karena kesadisan-kesadisan tersebut, tak salah menyebut satwa ini sebagai iblis dari Tazmania.

Seperti halnya karakter Tasmanian Devil yang rakus, satwa Tasmanian Devil pun demikian. Tasmanian Devil memakan daging apapun di sekitar mereka. Bahkan, bangkai hewan pun akan dimakan juga. Para Tasmanian Devil pun tak ragu memangsa hewan yang berukuran lebih besar darinya.


Gambar 4. Tasmanian Devil Saat Menyantap Mangsa

Terkait asal usul nama Tasmanian Devil, nama ini berasal dari pendatang Eropa yang bermukim di Australia pada zaman dahulu. Saat mereka berada di Tasmania, mereka menemukan satwa seram. Satwa ini hanya muncul saat malam hari sambil mengeluarkan suara-suara seram. Karena muncul rasa takut, maka mereka memberi nama satwa tersebut Tasmanian Devil. Hingga kini, nama ini masih dipergunakan untuk menyebut satwa tersebut.

Seperti halnya satwa langka lainnya, populasi satwa Tasmanian Devil mulai menurun. Penyebabnya beragam, mulai dari karena perburuan besar-besar oleh suku asli Australia hingga karena faktor alam. Terkait faktor alam sebagai penyebab menurunnya populasi satwa ini, beberapa ilmuwan meyakini bahwa El Nino menjadi salah satu sebab semakin kecilnya populasi satwa tersebut. Padahal, satwa ini banyak ditemukan di daratan Australia pada sekitar abad ke-14.

Kesimpulannya, karena karakter Tasmanian Devil cenderung mirip seperti iblis, tak salah menyebut satwa ini sebagai iblis dari Tasmania.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
  1. http://pre13.deviantart.net/ef0b/th/pre/i/2015/012/5/4/tasmanian_devil_by_calamitykangaroo-d8dnjuz.jpg
  2. http://tassieboys.com.au/client-assets/tassie%20devil%202.jpg
  3. http://4.bp.blogspot.com/-Kj6qzPvwZ2A/UTBzPC3iNEI/AAAAAAAACes/Gye-WtYW8cQ/s1600/Tasmanian+Devil+Anger.jpg
  4. http://justfunfacts.com/wp-content/uploads/2016/05/tasmanian-devil-eating.jpg


Related Posts :