Jumat, 28 April 2017

Ikan Botia, Ikan Hias Terkenal Asal Indonesia

Bagi para pencinta ikan hias di tanah air mungkin tidak asing lagi dengan ikan hias yang bernama ikan Botia. Ya, ikan Botia merupakan salah satu jenis ikan yang cukup digemari oleh para pencintanya dan asalnya bukanlah dari luar negeri melainkan terdapat di perairan Indonesia. Banyaknya orang yang memelihara ikan Botia tak terlepas dari keunikan yang dimilikinya terkait dengan umur yang dikatakan sampai 20 tahun lamanya. Padahal ukuran tubuh ikan Botia tidak jauh lebih besar dari telapak tangan orang dewasa dan tentunya menimbulkan rasa penasaran orang-orang untuk memeliharanya. Untuk itu simaklah artikel ini hingga tuntas agar Anda menemukan info secara mendalam seputar ikan Botia.

Ikan Botia mulai dikenal sebagai ikan hias untuk dipelihara sudah cukup lama lebih tepatnya sejak tahun 1935. Pada masa itu, ikan Botia sudah mulai dikirim ke luar negeri bukan sebagai ikan untuk dimakan tapi dipelihara oleh orang-orang yang menggemarinya. Hal ini pun tak bisa dilepaskan dari keunikan bentuk fisik dan warna tubuhnya. Perlu diketahui bahwa ikan Botia tergolong jenis ikan yang berukuran lumayan cukup panjang dengan mencapai ukuran maksimal sekitar 40 cm. Warna tubuhnya hanya terdiri dari dua warna yakni hitam dan kuning oranye. Kedua warna tersebut saling isi mulai dari kepala sampai dengan ekornya sehingga membentuk pola seperti loreng yang biasa dilihat pada harimau. Selain berukuran cukup panjang yang perlu diketahui juga bahwa tubuh ikan Botia berbentuk agak pipih dan kepalanya pun menukik atau meruncing ke arah bawah.

File:Botia macracanthus by Martin8721.jpg
Gambar: Ikan Botia

Ciri lainnya dari ikan Botia terdapatnya semacam selaput yang berbentuk rambut tepat berada di bagian bawah mulutnya. Ikan Botia juga mempunyai dua sirip untuk berenang yang tampak dekat insangnya dan dua sirip lagi yang berada di dekat perutnya. Pada bagian bawah tubuhnya dekat pangkal ekor terdapat satu sirip yang berukuran agak besar dan satu sirip yang ukurannya sedikit lebih besar tampak di atas tubuhnya. Makanan untuk ikan Botia tergolong beragam mulai dari cacing beku yang berukuran kecil, udang, cacing sutera, dan pakan lainnya yang berasal dari olahan daging.

Keberadaan ikan Botia di perairan Indonesia tepatnya berada di kawasan sungai Batang Hari di Jambi dan sungai Barito di Kalimantan. Cara hidup ikan Botia biasanya dilakukan dalam bentuk kelompok yang terdiri dari beberapa ekor. Untuk saat memeliharanya di dalam akuarium sebaiknya membeli ikan Botia lebih dari satu ekor agar ikan mempunyai teman bermain dan tidak stres. Selain itu juga, kawanan ikan Botia akan menghuni sungai yang mengalir agar memudahkannya mendapatkan udara di dalam air. Karenanya akuarium yang didesain untuk ikan air tawar ini diberikan alat untuk membuat arus buatan. Dapat pula menghias akuarium tempatnya tinggal dengan bebatuan kecil berwarna putih terang dan tanaman air lainnya. Tak lupa juga menyiapkan penyaring air dan penghasil udara di dalam air. Tujuannya agar kualitas air yang ditempati ikan Botia tidak tercemar dan membuatnya nyaman.

Nah, begitulah kiranya penjelasan tentang ikan Botia yang merupakan ikan hias asli dari Indonesia. Tentunya bagi Anda yang ingin memeliharanya sebaiknya mencari ikan hias cantik ini di tempat penjualan ikan hias bukan langsung mencarinya di perairan sungai. Sebab dengan membeli ikan Botia langsung di penangkaran ataupun tempat penjual ikan hias dapat menjaga kelestarian populasinya di alam liar.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.mediamaya.net/ikan-botia/
2. http://www.ikanhias-yuli.org/2014/10/mengenal-secara-singkat-ikan-botia.html

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Botia_macracanthus_by_Martin8721.jpg


Related Posts :