Senin, 12 Juni 2017

Kuliner Kalajengking dari Negeri Tiongkok

Berbicara mengenai Negara Tiongkok, maka kita mesti membahas aneka kuliner serangga. Sebabnya, masyarakat Tiongkok umumnya doyan menyantap beragam kuliner serangga. Karena menyantap serangga merupakan hal yang tak lazim bagi orang umumnya, menyantap kuliner serangga terlihat begitu menjijikkan. Bahkan, terlihat begitu mengerikan.

Terkait serangga-serangga yang digemari Masyarakat Tiongkok, ada banyak jenis serangga yang biasa disantap. Mulai dari serangga berukuran kecil hingga serangga berukuran besar. Dari berbagai jenis serangga yang disukai kalajengking pun disukai juga. Bagi kebanyakan orang, jangankan menyantapnya, melihatnya saja pun sudah muncul rasa ngeri dan jijik Bahkan, tak semua orang berani memegangnya.


Gambar 1. Kalajengking

Lalu, penasaran seperti apa rasa kalajengking? Apakah kalajengking terasa begitu lezat seperti halnya daging sapi ataupun daging ayam? Menurut Li Liuqun, pria asli Tiongkok yang sudah mengkonsumsi ribuan kalajengking selama 10 tahun, rasa kajengking sedikit manis dan seperti kacang. “Rasanya sedikit manis dan seperti kacang”, tuturnya. “Buat saya, kalajengking sangat lezat seperti kacang goreng.”

Nah, bila kalajengking begitu lezat bagi Masyarakat Tiongkok, seperti apa rasa kalajengking di lidah orang Indonesia? Menurut seorang jurnalis yang ditugaskan meliput acara launching produk salah satu merk elektronik di Tiongkok, dilansir dari situs detik.com, rasa ekor kalajengking seperti rasa daging udang. Ia pun menambahkan bahwa tekstur kalajengking pada bagian ekor begitu renyah dan gurih. Namun, menurutnya, rasa daging pada bagian perut kalajengking terasa pahit, Akan tetapi, masih berasa gurih sehingga dapat dinikmati lidah.


Gambar 2. Kuliner Kalajengking Siap Disantap

Terkait cara memasaknya, kalajengking dapat digoreng, digiling, ataupun disate. Lebih mengerikannya lagi, kalajengking pun dapat juga langsung dimakan hidup-hidup tanpa diolah terlebih dahulu. Lalu, bukankah terdapat racun bisa pada bagian ekor kalajengking? Menariknya, bagian ekor kalajengking dapat disantap meskipun mengandung racun bisa. Racun bisa yang terdapat pada ekor kalajengking pun diyakini mampu mengobati penyakit reumatik.

Bagi yang pertama kali melihat orang menyantap kalajengking hidup-hidup mungkin saja mesti menutup mata ataupun memalingkan pandangan. Tentu saja, karena menyantap kalajengking hidup-hidup terlihat begitu menjijikkan dan mengerikan. Ditambah, kaki-kaki kalajengking yang masih bergerak-gerak saat serangga tersebut sedang disantap.

Selain terasa lezat bagi masyarakat Tiongkok, ada juga manfaat kalajengking bagi kesehatan. Dr. William Adi Teja dari Klinik Chinese Medical Center, dilansir dari situs detiklife.com, khasiat daging kalajengking yaitu memperlancar peredaran darah, dan menyembuhkan penyakit stroke dan jantung. Karena kalajengking diyakini mampu menyembuhkan penyakit stroke dan jantung, kalajengking dapat menjadi obar alternatif bila kita mengalami stroke ataupun penyakit jantung.

Kesimpulannya, tak salah menyebut kuliner kalajengking sebagai kuliner unik dan ekstrem di Negeri Tiongkok. Mungkin, kuliner kalajengking hanya ada di Negeri Tiongkok saja. Nah, bila berkunjung ke Tiongkok, tertarik menyantapnya?

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
1. https://news.detik.com/berita/d-3028089/kuliner-ekstrem-sate-kalajengking-ternyata-rasanya-mirip-udang-goreng
2. http://detiklife.com/tag/daging-kalajengking/
3. http://www.phoenixandphoenix.net/delicacies/they-eat-scorpions-in-china/

Sumber Gambar:
1. https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/736x/8c/d4/4f/8cd44f4cd125270676a81ce6474b6b9d.jpg
2. http://www.bbc.co.uk/staticarchive/35f3a5c5dd97a8603fb4e921220b48bdb745f8e9.jpg


Related Posts :