Senin, 14 Agustus 2017

Mengenal Ikan Bala Shark yang Terancam Punah

Bagi para pencinta ikan hias mungkin tidak asing dengan ikan Bala Shark yang memiliki postur tubuh mirip ikan Hiu. Kemiripannya dengan ikan predator laut tersebut tampak pada sirip atasnya yang panjang dan ekornya yang berbentuk mirip bumerang. Selain itu, ikan Bala Shark ini merupakan ikan air tawar yang populasinya hanya terdapat di kawasan Indonesia dan semenanjung Malaysia. Akan tetapi sebagai ikan hias yang terkenal dan banyak dipelihara membuat populasinya di alam liar menjadi terancam dan sudah mulai sulit ditemukan.

Balantiocheilos melanopterus merupakan nama latin ikan Bala Shark yang hidup di perairan tawar Indonesia. Keberadaan ikan yang mirip Hiu ini dapat ditemukan sungai yang ada di Sumatera, Kalimantan, dan Semenanjung Melayu arah negara Malaysia. Di habitat aslinya dikenal memiliki sifat yang tenang dan bergerak cukup lincah saat berenang untuk mencari mangsa. Selain itu, ikan Bala Shark ini memiliki beberapa nama yang lazim disebut orang seperti hiu tricolor, hiu ikan kecil, ikan corydoras, dan hiu perak. Tapi yang jelas ikan Bala Shark bukanlah tergolong ikan Hiu yang agresif dan berbahaya bagi manusia yang memegangnya.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/34/Bala-shark.jpg/800px-Bala-shark.jpg
Gambar: Tampilan Ikan Bala Shark yang mirip ikan Hiu

Melihat ciri fisiknya bahwa ikan Bala Shark memiliki ukuran tubuh yang tergolong sedang dengan panjang hanya sekitar 20 - 35 cm saja. Tubuhnya berbentuk memanjang dengan terdapat sirip yang cukup lumayan banyak di bagian bawahnya. Pada bagian bawah tubuhnya terdapat lima sirip yang letakkan dua di dekat insang, dua di sekitar perut, dan satu di dekat ujung tubuhnya. Tapi bagian atas tubuhnya hanya terdapat satu sirip yang tumbuh memanjang dan tidak terlalu lebar. Yang unik dari ikan Bala Shark adalah bentuk ekornya yang tampak seperti bumerang yang berukuran sedang. Warna tubuhnya cenderung gelap yang terdiri dari warna hitam, cokelat krim, dan violet kehitaman. Pada bagian sirip dan ekornya tampak diselimuti oleh warna hitam dan cokelat krim. Sedangkan, seluruh tubuhnya mulai dari kepala sampai pangkal ekornya terlihat berwarna violet kehitaman.

Di alam liar, ikan Bala Shark ini dikenal sebagai ikan pemakan daging dengan memangsa hewan air yang berukuran kecil. Untuk itu bagi yang memeliharanya selalu diberikan pakan berupa pelet, ikan-ikan kecil, dan cacing merah beku. Selain itu, ikan yang mirip Hiu ini memiliki ketahanan fisik yang lumayan kuat untuk bertahan di berbagai kondisi air yang tidak terlalu bersih dengan kadar pH yang cukup rendah. Tapi sewaktu memeliharanya ada baiknya memang menyediakan air yang bersih dengan suhu rata-rata berkisar 24 sampai 28 derajat celcius. Disamping itu, ikan Bala Shark memiliki sifat yang tenang dan tidak agresif pada ikan lain yang ada di dekatnya. Untuk itu dalam satu akuarium kadang bisa memelihara lebih dari satu ekor ikan Bala Shark.

Dikatakan bahwa ikan Bala Shark sedang mengalami keterancaman populasi di habitat aslinya. Hal ini tak terlepas dari eksploitasi yang berlebihan dalam menangkapinya di sungai untuk dikonsumsi dan diperdagangkan sebagai ikan hias yang bernilai ekonomis. Apalagi ikan Bala Shark tergolong salah satu jenis ikan hias yang populer dan banyak dipelihara orang-orang. Karenanya, bagi yang hendak memelihara ikan Bala Shark ada baiknya memang membeli dari pembudidayaanya. Tujuannya tak lain agar populasi di alam liar tidak lagi terusik dan mampu bertambah seiring berjalannya waktu. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan;
http://www.infoikan.com/2016/09/jenis-dan-harga-ikan-bala-shark-serta.html
http://www.seputarikan.com/2015/06/hiasan-akuarium-ikan-bala-shark.html

Sumber Gambar:
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/34/Bala-shark.jpg/800px-Bala-shark.jpg


Related Posts :