Selasa, 01 Agustus 2017

Mengulik Keindahan Ikan Hias Congo Tetra

Jenis ikan hias yang berukuran kecil memang masih menjadi primadona bagi para penggemarnya di Indonesia. Alasannya, selain bisa dipelihara lebih dari satu ekor dalam satu akuarium juga memiliki tampilan yang tak kalah menarik dibandingkan dengan ikan hias yang bertubuh sedang seperti ikan Koi. Selain itu, jenis ikan hias yang bertubuh mini tidak hanya diperoleh dari perairan di Indonesia tapi ada juga yang berasal dari negara lain. Salah satunya adalah ikan Congo Tetra yang diketahui asalnya ada di Benua Afrika. Untuk itu pada artikel ini coba mengulik tentang ikan Congo Tetra agar semakin dikenal para pencinta ikan hias di Indonesia.

Ikan Congo Tetra dikatakan sebagai ikan yang bertubuh mungil dengan panjang tubuh hanya mencapai 8 cm saja. Pada bagian tubuhnya mulai dari belakang insang sampai batas pangkal ekor tampak ditutupi oleh sisik yang berukuran agak besar. Sisik yang ada di badan ikan Congo Tetra tampak berwarna-warni mulai dari warna biru laut, orange, abu-abu, merah, dan putih. Variasi warna yang ada pada ikan Congo Tetra terlihat membentuk pola garis lurus horizonal mulai dari kepala sampai ke batas pangkal ekornya. Yang tak kalah unik dari ikan asal Afrika ini adalah sirip yang dimilikinya berukuran cukup panjang dan tampak seperti rumbai yang bergelombang saat berenang. Sirip tersebut ada di bagian atas dan bawah tubuhnya.

http://www.biolib.cz/IMG/GAL/6879.jpg
Gambar: Ikan Congo Tetra yang dipelihara lebih dari dua ekor

Phenacogrammus Interruptus yang merupakan nama latin ikan Congo Tetra dikenal juga memiliki karakter yang mudah bersahabat dengan jenis ikan lainnya. Karenanya, ikan Congo Tetra dapat disatukan dalam satu akuarium bersama dengan ikan kecil lainnya yang berkarakter serupa seperti Guppy, Rainbow, dan black tetra. Yang terpenting bila hendak mencampurkan ikan asal sungai Kongo Basin dengan ikan jenis lain perlu diperhatikan terkait luas akuariumnya agar semua ikan yang ada tidak kekurangan oksigen dan airnya tetap tampak jernih.

Dalam memelihara ikan Congo Tetra tidak perlu khawatir terkait pakannya harus seperti apa. Sebab ikan kecil ini tergolong sebagai omnivora yang dapat menyantap beragam jenis pakan seperti pelet, potongan udang kecil, dan jenis pakan ikan lainnya. Selain itu, akuarium yang dijadikan tempat memelihara ikan Congo Tetra bisa disesuaikan dari jumlah ikan yang dipelihara. Perlu juga ditambahkan terkait alat untuk menyaring air dan menghasilkan udara agar ikan tidak kehabisan oksigen. Penting juga menyiapkan alat-alat lainnya agar tampilan akuarium semakin menarik dilihat seperti menambahkan tumbuhan air, kayu, lampu, dan batu-batu kecil. Yang perlu diingat dalam merias tampilan akuarium untuk jadi menarik tidak sampai memenuhi sebagian ruangannya. Sebab ikan Congo Tetra akan kesulitan berenang dan mempersempit ruang geraknya.

Nah, itu lah ulasan tentang ikan Congo Tetra yang merupakan ikan berukuran kecil dari Benua Afrika. Bagi Anda yang tertarik dengan ikan mungil ini dan terpikir untuk memelihara tak perlu khawatir soal tempat mendapatkannya. Karena sudah banyak yang telah membudidayakannya di berbagai daerah dan dijual dengan harga bersahabat hanya sekitar 10 ribu rupiah per ekornya. Bagaimana, tertarik untuk memelihara ikan Congo Tetra?

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)


Sumber Tulisan:
1. http://www.infoikan.com/2016/10/ikan-congo-tetra-phenacogrammus.html
2. http://ikanhiasahmad.blogspot.co.id/2014/03/cara-merawat-ikan-congo-tetra-dan.html

Sumber Gambar:
http://www.biolib.cz/IMG/GAL/6879.jpg


Related Posts :