Kamis, 30 November 2017

Mengenal Kucing Egyptian Mau

Sudah terbit di: https://steemit.com/kucing/@puncakbukit/mengenal-kucing-egyptian-mau

Ketika ditanya tentang kucing Egyptian Mau mungkin tidak banyak dari kita yang mengenal ataupun pernah memeliharanya. Hal ini memang terasa wajar sebab ras kucing yang satu ini termasuk kurang populer dibanding ras kucing hias lainnya seperti kucing Anggora ataupun Persia. Selain itu, kucing Egyptian Mau belum banyak dikembangbiakkan di berbagai negara termasuk Indonesia sehingga hanya sedikit cattery shop yang memiliki persediaan ras kucing ini. Hanya saja yang perlu diketahui bahwa ras kucing asal Mesir ini tergolong jenis kucing hias yang memiliki segudang keunikan mulai dari bentuk fisik, bunyi suaranya, sampai asal-usulnya. Untuk itu pada artikel ini coba mengulik secara mendalam tentang kucing Egyptian Mau agar dikenal luas oleh para pembaca sekalian.

Kucing Egyptian Mau merupakan salah satu ras kucing domestik tertua di dunia yang berasal dari Mesir. Disebut sebagai salah satu bagian ras kucing tertua dikarenakan masyarakat Mesir sudah mengenalnya sejak ribuan tahun sebelum tahun masehi. Hal ini diketahui dari hieroglif Mesir yang diukir sejak 2200 tahun SM tampak memuat ukiran gambar ras kucing Mau. Peran ras kucing ini bagi masyarakat Mesir kuno sering dijadikan hewan berburu untuk menangkap burung di rawa-rawa. Selain itu, masyarakat yang hidup di kala itu juga menjadikannya sebagai dewa yang diagungkan dan membuat siapapun tak ada yang berani memukul ataupun membunuhnya.

File:Egyptian Mau Bronze.jpg
Gambar: Kucing Egyptian Mau

Pada masa perang dunia kedua berlangsung tidak hanya banyak menelan korban manusia yang ada di berbagai negara tapi juga turut membuat populasi kucing Egyptian Mau berkurang drastis. Di kala itu status ras kucing asal Mesir ini hampir mengalami kepunahan sebab tidak stabilnya kondisi negara yang membuat sangat sedikit orang yang ingin mengurusnya. Hanya saja, ada seorang putri dari Rusia yang diberi kucing ras Egyptian Mau oleh seorang anak kecil saat berada di Italia. Selanjutnya, putri dari Rusia yang bernama Nathalie Troubetskoy itupun mengembangbiakkannya sehingga populasinya pun berhasil terselamatkan dan akhirnya di tahun 1979 lembaga organisasi kucing dunia yakni CFA memberikan pengakuan kepada ras kucing ini.

Nah, ciri fisik yang bisa dikenali dari kucing Egyptian Mau adalah corak warna tubuhnya yang mirip macan Tutul berupa bintik-bintik hitam dan garis hitam yang terdapat di sekujur tubuhnya. Selain mempunyai bintik dan garis yang berwarna hitam juga terdapat warna lain yang menutupi tubuhnya berupa warna abu-abu cerah. Ukuran tubuhnya tergolong sedang dengan badan yang tampak tegap atau kekar. Pada bagian kaki belakangnya tampak berukuran agak lebih panjang dibanding kaki depannya. Selain itu, kaki bagian belakangnya juga memiliki kulit tipis dan lentur yang terletak di sekitaran perut dan kaki belakangnya. Dengan bentuk kaki bagian belakang yang tak biasa tersebut membuatnya dapat berlari cukup kencang yang tampak mirip Citah.

Kepala kucing Egyptian Mau terlihat agak lonjong di bagian hidung dan mulutnya yang sedikit ada kemiripan dengan kucing biasa. Telinganya berukuran lumayan lebar yang tampak tegak. Ekornya juga berukuran cukup panjang dengan bagian pangkal sampai ujung yang memiliki bentuk agak besar. Selain itu, warna dasar mata kucing ini umumnya hanya ada satu yakni kehijauan. Dan juga yang menjadi tanda dari ras ini adalah garis hitam yang ada di dahi kepalanya yang membentuk pola huruf ‘M’. Pola garis mirip huruf ‘M’ tersebut sudah bisa dijumpai sejak kucing Egyptian Mau masih berusia belia.

Karakter kucing ini terkenal dengan suara yang cenderung mirip suara hyena dan terdengar agak cemprang dengan nada pendek saat mengeluarkan aungannya. Sifat lainnya yang perlu diketahui adalah rasa setia dan bersahabatnya kepada pemilik dan tergolong sebagai kucing aktif. Selain itu, saat sedang bahagia kadang kala kucing Egyptian Mau melakukan ritual tarian unik berupa menggoyang-goyangkan bagian kaki belakang dengan mengangkatnya.

Yup, demikianlah ulasan tentang kucing Egyptian Mau yang termasuk sebagai salah satu ras kucing hias tertua di dunia. Dengan membaca artikel ini tentunya bisa menambah wawasan kita sekalian seputar ragam jenis kucing hias. Hanya saja tidak diketahui secara jelas apakah ras kucing Egyptian Mau sudah ada yang menternak dan menjualnya di Indonesia. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://www.kaskus.co.id/thread/51b864db59cb174617000002/egyptian-mau--ras-kucing-domestik-tertua-yang-pernah-ada/
2. https://id.wikipedia.org/wiki/Mau_mesir

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Egyptian_Mau_Bronze.jpg


Related Posts :