Selasa, 26 Desember 2017

Mengenal Lebih Dekat Labi-Labi Moncong Babi Sebagai Satwa yang Terancam Punah

Sudah terbit di: https://steemit.com/labilabi/@puncakbukit/mengenal-lebih-dekat-labi-labi-moncong-babi-sebagai-satwa-yang-terancam-punah

Kekayaan yang dimiliki Indonesia tidak hanya dengan luas bentang hutan yang mencapai ribuan kilometer lebarnya. Tapi juga ragamnya jenis satwa yang tersebar merata di seluruh daerah mulai dari Sabang sampai Merauke. Selain itu, satwa liar yang terdapat di wilayah hutan kita banyak di antaranya tidak dimiliki negara lain. Hanya saja, kebanyakan jenis satwa liar tersebut sedang mengalami ketakutan diakibatkan populasinya yang kian menurun hingga ada di antaranya yang terancam punah. Untuk itu pada artikel ini coba mengenalkan salah satu jenis satwa liar asli Indonesia yang sedang terancam punah. Adapun nama satwa liar tersebut adalah Labi-Labi Moncong Babi.

Labi-Labi Moncong Babi merupakan salah satu satwa liar asli Indonesia yang keberadaannya terdapat di bagian selatan Papua. Tempat atau daerah yang menjadi habitatnya di Papua tergolong cukup luas yang meliputi area Timika, Asmat, Mappi, Boven Digul, Yahukimo, dan Merauke. Selain itu, keberadaan reptil bercangkang ini juga ada di bagian negara Papua Nugini dan utara Australia. Begitu pula dengan kondisi alam yang dijadikannya rumah umumnya adalah perairan tawar atau payau yang terdapat di aliran sungai, anak sungai, rawa-rawa, sampai mata air panas.

Ciri-ciri fisik hewan yang bernama latin Carettochelys Insculpta ini memiliki ukuran tubuh yang tergolong besar dan lumayan panjang hingga mencapai 70-an cm. Tampilan fisiknya secara umum sekilas mirip penyu yang habitatnya berada di lautan. Kesamaan fisik tersebut tampak dari bentuk kakinya yang cenderung mirip sirip dengan tidak adanya satupun jari di kakinya seperti kura-kura. Ukuran kepala Labi-Labi Moncong Babi berukuran cukup besar dengan leher yang tidak terlalu panjang. Pada bagian wajahnya memiliki mata yang besar dan bulat serta hidung yang bentuknya memang mirip dengan hidung babi. Warna tubuhnya secara umum hanya terdiri dari dua warna yakni cokelat kehitaman dan putih keabu-abuan.

File:Carettochelys insculpta 2010.JPG
Gambar: Labi-Labi Moncong Babi

Kehidupan Labi-Labi Moncong Babi di alam liar biasanya lebih banyak menghabiskan waktu di dalam air dan hanya sesekali berada di daratan. Makanan yang biasa disantapnya tergolong beragam atau termasuk omnivora dengan jenis makanan berupa buah-buahan, dedaunan, moluska, serangga, dan krustasea. Usia maksimal reptil air raksasa ini mampu mencapai hampir 40 tahun dengan usia dewasanya menyerupai manusia sekitar umur 18 tahunan. Selain itu, Labi-Labi Moncong Babi termasuk reptil yang mempunyai sifat tenang dan tidak suka mengganggu atau bahkan menyerang hewan lain yang ada di sekitarnya.

Adapun ancaman kepunahan Labi-Labi Moncong Babi sebenarnya tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor saja tapi alasan mendasarnya disebabkan maraknya perburuan terhadapnya secara besar-besaran. Liarnya perburuan reptil yang dikenal dengan nama Pig-nosed Turtle ini banyak dimanfaatkan untuk dikonsumsi oleh penduduk setempat dan diimpor keluar negeri untuk dijadikan obat tradisional dan makanan mewah di restoran. Tentunya harga Labi-Labi Moncong Babi di pasaran pun tergolong mahal hingga mencapai jutaan rupiah per ekornya. Selain itu, maraknya pengrusakan hutan dan rusaknya kualitas air tempatnya tinggal juga turut memperparah statusnya menjadi terancam punah.

Karenanya, langkah yang diambil agar populasinya tetap terjaga di alam liar dengan memasukkannya sebagai satwa liar yang keberadaannya di lindungi perundang-undangan. Sehingga siapapun yang coba menangkapnya dari alam akan dikenakan ganjaran hukuman sesuai aturan yang berlaku. Untuk itu harapannya semakin banyaknya orang-orang yang sadar dengan status Labi-labi Moncong Babi yang termasuk satwa liar terancam punah agar tidak memburunya dan membiarkan hidup berkembang biak di alam. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://alamendah.org/2014/12/01/labi-labi-moncong-babi-kura-kura-air-langka/
2. https://blogs.uajy.ac.id/gine/2016/08/28/labi-labi-moncong-babi/

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Carettochelys_insculpta_2010.JPG


Related Posts :