Rabu, 13 Desember 2017

Tips Memotivasi Anak

Sudah terbit di: https://steemit.com/pendidikananak/@puncakbukit/tips-memotivasi-anak

Terkadang, bila sang anak tak berhasil mencapai tujuannya, sang anak anak terlihat kurang semangat dalam suatu hal. Ambil contoh, sang anak meraih rangking kelas kedua. Padahal, kita menginginkannya meraih rangking kelas pertama. Ada juga anak yang cenderung kurang bersemangat untuk mencapai tujuannya. Misalnya, sang anak menginginkan meraih rangking kelas pertama. Namun, ia terlihat kurang bersemangat dan terlihat enggan belajar Nah, bila anak kita bersikap demikian, tentunya memotivasinya menjadi hal penting. Berikut beberapa tips memotivasi anak.


Gambar 1. Memotivasi Anak Menjadi Hal Penting

Menanamkan Optimisme. Tanpa optimisme atau keyakinan yang kuat, sang anak kurang yakin dengan kemampuannya. Sang anak pun merasa tak yakin tujuannya akan tercapai. Nah, dengan menanamkan optimisme kepada anak, sesungguhnya sama dengan memotivasi anak. Sebabnya, secara psikologis, lebih membuat anak lebih percaya diri dan lebih yakin dengan kemampuannya untuk mencapai tujuan. Sebagai orang tua, tentunya kita punya cara tersendiri untuk menanamkannya.

Tanamkan Semangat Pantang Menyerah. Secara psikologis, menanamkan semangat pantang menyerah pun akan memotivasi anak. Sebaliknya, tanpa semangat tersebut, sang anak akan ‘mundur’ saat mengatasi hal sulit. Nah, agar lebih memperkuat semangat pantang menyerah, bila sang anak berhasil meraih tujuannya, kita berikan hadiah.Menanamkan semangat pantang menyerah pun membuat sang anak lebih yakin dengan kemampuannya untuk meraih tujuannya. Kita pun tentunya punya cara tersendiri untuk menanamkan semangat pantang menyerah.

Hargai Pencapaian Anak. Bila sang anak tak berhasil mencapai tujuannya, sebaiknya tak langsung menggertaknya, Apalagi memarahinya hingga membuatnya menangis. Sebabnya, secara psikologis akan menurunkan motivasi anak. Tak tertutup kemungkinan juga, membuat anak sama sekali merasa enggan berusaha. Nah, kita sebaiknya menghargai hal-hal apapun yang telah diraih sang anak. Meskipun memang kurang memuaskan. Bila kita menghargai hal-hal apapun yang telah diraih sang anak, sang anak akan berusaha meraihnya saat lain kesempatan.

Kembangkan Bakat Anak. Setiap anak tentunya diberkahi bakat. Bila kita terus mengasah bakat anak, bakat akan berkembang menjadi suatu kemampuan . Ambil contoh, anak kita memiliki banyak bermain bola. Dengan terus mengasahnya, akan menjadi seorang pemain sepak bola yang hebat. Nah, terkait motivasi anak, bila sang anak merasa memiliki suatu kemampuan, membuat anak lebih termotivasi meraih tujuannya. Sebaliknya, bila sang anak merasa tak memilikinya, sang anak cenderung tak ingin meraihnya.

Pahami Gaya Belajar yang Disukai Anak. Apakah ada gaya belajar yang sangat disukai anak? Ambil contoh, beberapa anak senang belajar suatu mata pelajaran, misalnya pelajaran matematika, melalui media gambar. Ada juga yang menyenangi belajar mata pelajaran tersebut melalui penuturan cerita yang mudah ditangkap. Nah, dengan memahami gaya belajar anak lalu menerapkannya, membuat anak lebih menyukainya. Karenanya, sang anak termotivasi untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya agar dapat menguasainya.

Demikian, beberapa tips memotivasi anak. Kesimpulannya, agar anak selalu termotivasi bukanlah hal sulit. Semoga bermanfaat…

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
https://childdevelopmentinfo.com/development/eight-ways-to-encourage-self-motivation-in-your-child/

Sumber Gambar:
1. https://cdn.pixabay.com/photo/2015/07/20/11/10/girl-852617_960_720.jpg


Related Posts :