Kamis, 15 Maret 2018

Ikan Tigerfish, Si Ikan Predator yang Banyak Dipelihara

Sudah terbit di: https://steemit.com/ikanhias/@puncakbukit/ikan-tigerfish-si-ikan-predator-yang-banyak-dipelihara

Jenis ikan hias predator termasuk cukup digemari oleh para penghobies di berbagai negara termasuk Indonesia. Kegemaran orang-orang terhadap jenis ikan hias predator dikarenakan bentuk tubuhnya yang unik dengan corak warna yang indah. Ukuran tubuhnya tergolong cukup besar dibandingkan jenis ikan hias biasanya. Selain itu, sifat dari ikan hias predator ini pun dikenal cukup beragam mulai dari agresif sampai mampu bersahabat dengan ikan predator lainnya dalam satu akuarium. Untuk itu pada artikel ini coba mengenalkan salah satu jenis ikan hias predator yang sudah umum dikenal orang-orang dan telah banyak yang memeliharanya. Adapun nama ikan predator tersebut adalah ikan Tigerfish.

Ikan Tigerfish merupakan salah satu jenis ikan hias predator air tawar yang habitat hidupnya banyak terdapat di Indonesia dan beberapa negara lainnya di kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia keberadaannya terdapat di Kalimantan, Sumatera, dan Papua. Keberadaannya di perairan tawar biasanya berarus sedang yang mendekati tenang dengan kadar pH sekitar 6,5 sampai 7,5 dan suhu airnya sekitar 22 sampai 28 derajat celcius. Selain itu, ikan Tigerfish terdiri dari beberapa jenis dengan ciri fisik yang tidak terlalu banyak berbeda. Dan ke semua jenisnya tersebut adalah Siamese Tigerfish, Thinbar Tigerfish, Datnioides Campbelli, dan Datniodes Microlepis.

File:Datnioides pulcher by OpenCage.jpg
Gambar: Ikan Tigerfish yang berbaur dengan ikan Arwana dalam satu akuarium

Nasib ikan Tigerfish sebelum menjadi ikan hias yang mulai banyak dipelihara orang-orang sebenarnya tidak kalah jauh beda dengan ikan Belida. Awalnya ikan Tigerfish termasuk ikan konsumsi yang sering ditangkap di sungai dengan menggunakan pancing dan jaring. Akan tetapi seiring semakin menyusut populasinya di alam liar dan bentuk fisik unik yang tidak dimiliki oleh jenis ikan hias lainnya. Karenanya beberapa tahun belakangan ini para penghobies mulai tertarik dengan ikan Tigerfish dengan mencoba memeliharanya dalam akuarium.

Adapun ciri fisik ikan Tigerfish memiliki ukuran tubuh yang lumayan besar dengan panjang dapat mencapai 45 cm. Badannya berbentuk pipih dengan bagian kepalanya tampak lebih runcing yang mirip segitiga. Mulutnya berukuran cukup lebar dan memiliki jarak dengan matanya yang berada di bagian dekat atas kepalanya. Terdapat sirip bergerigi pendek di bagian pangkal punggung hingga mendekati ujung. Tapi di bagian dekat ujungnya terdapat sirip yang agak lebar dan berukuran lumayan panjang. Pada bagian samping badan dekat insangnya terdapat sepasang sirip yang agak lebar dan berfungsi untuk berenang. Di bagian perut dekat bawah insangnya terdapat sepasang sirip pendek yang tidak terlalu mencolok. Lalu di bagian dekat ujung badannya juga terdapat sirip yang tidak terlalu lebar dan berukuran sedang. Ekornya berukuran sedang dan tidak tampak lebar yang bentuknya mirip kipas.

Sedangkan corak warna ikan Tigerfish hanya terdiri dari dua warna yakni kuning tua dan hitam pekat. Kedua warna tersebut menutupi keseluruhan tubuhnya dengan corak belang yang bergaris cukup tebal dan terbentuk secara vertikal. Pada bagian sirip dan ekornya berwarna kuning di bagian pangkal dan hitam keabu-abuan menutupi pertengahan sampai ujungnya. Walaupun ukuran tubuhnya tergolong cukup besar tapi untuk mencapai panjang hingga mencapai 45 cm memakan waktu lumayan lama. Begitu juga dengan usianya termasuk cukup lama hingga mencapai lebih dari 10 tahun.

Di samping itu, ikan Tigerfish tergolong jenis ikan hias predator yang berkarakter cukup tenang saat berada di akuarium. Sifat tenang tersebut tampak dari adaptasinya yang mampu hidup berbarengan dengan ikan predator lainnya yang memiliki sifat dan ukuran tubuh yang sama. Jenis pakan yang biasa disantapnya di alam liar adalah berupa ikan berukuran kecil dan udang kecil baik hidup ataupun mati. Hanya saja, ikan Tigerfish tidak mudah dalam memeliharanya dikarenakan ikan ini mudah stres terhadap perubahan air dan tidak nyaman dengan akuarium yang ditinggalinya. Selain itu, sangat sedikit dari para petani ikan hias yang berhasil dalam membudidayakannya sehingga banyak ikan Tigerfish yang dijual di pasar ikan hias sebagiannya dipasok dari penangkapan di habitat aslinya.

Nah, begitulah penjelasan seputar ikan Tigerfish yang merupakan ikan predator dengan bentuk fisik mirip ikan gurami dengan corak warna loreng yang menutupi tubuhnya. Sedikit informasi juga bahwa cukup sulit menemui ikan Tigerfish di pasar ikan hias dan harganya pun lumayan mahal hingga mencapai di atas 500 ribu rupiah per ekornya. Selain itu, bagi Anda yang tertarik dengan ikan Tigerfish sebaiknya mempelajari cara merawatnya terlebih dahulu dengan tujuan supaya ikan tetap nyaman saat ditaruh dalam akuarium. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://tipsikan.blogspot.co.id/2017/03/3-tips-dasar-memelihara-tiger-fish.html
2. http://ikanhias-id.blogspot.co.id/2016/06/jenis-jenis-ikan-datnoid-alias-tigerfish.html
3. http://akuariumikanhiasku.blogspot.co.id/2015/01/mengenal-tiger-fish-ikan-hias-langka.html

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Datnioides_pulcher_by_OpenCage.jpg


Related Posts :