Sabtu, 10 Maret 2018

Mengulas Ketenaran Ikan Belida

Sudah terbit di: https://steemit.com/ikanhias/@puncakbukit/mengulas-ketenaran-ikan-belida

Jenis ikan Belida termasuk salah satu jenis ikan populer yang sudah banyak dikenal orang-orang di hampir seluruh daerah di Indonesia. Orang-orang yang mengenal ikan Belida ini bukan sebagai ikan hias yang dipelihara dalam akuarium melainkan dijadikan sebagai bahan baku untuk membuat makanan khas di Palembang. Hanya saja, beberapa waktu belakangan ini ikan Belida sudah cukup jarang dikonsumsi dikarenakan populasinya yang kian menyusut di perairan tawar dan harganya yang semakin mahal. Akan tetapi mengingat banyaknya yang tertarik dengan ikan yang menjadi tugu ikon di kota Palembang ini membuat orang-orang beralih untuk memeliharanya di akuarium. Adapun alasan ikan Belida sudah menjadi jenis ikan hias yang mulai dipelihara orang-orang dapat dibaca uraiannya di bawah ini.

Ikan Belida merupakan ikan air tawar yang keberadaannya tersebar tidak hanya di sungai Musi, Palembang saja. Tapi juga habitat ikan ini terdapat di area sungai Pulau Kalimantan dan Jawa bagian barat. Populasinya pun tersebar di beberapa negara lain seperti Afrika, India, Thailand, Malaysia, dan Myanmar. Selain itu, habitat yang menjadi tempat tinggalnya tidak hanya terdapat di sungai tapi juga di rawa-rawa dan perairan payau. Begitu luasnya daerah dan negara yang menjadi tempat tinggal ikan Belida membuatnya secara tidak langsung sudah dikenal oleh masyarakat yang hidup di sekitar habitatnya.

File:Chitala ornata (Zoo Brno, Czech Republic).jpg
Gambar: Ikan Belida

Adapun habitat yang menjadi rumah bagi ikan Belida biasanya memiliki arus yang tidak terlalu deras dengan sungai yang agak dalam. Dan juga, area sungai atau rawa-rawa yang ditinggalinya ditumbuhi oleh rumput atau ilalang dan pohon yang hidup di sekitar sungai. Hal ini dikarenakan ikan Belida sangat suka berada di air yang dalam dengan bersembunyi dibalik rumput air atau pepohonan ataupun bambu. Selain itu, ikan yang dikenal dengan nama Knife Fish ini tergolong ikan yang aktif di malam hari dan sering bergerak secara sendirian.

Ciri fisik ikan Belida untuk ke semua jenisnya sebenarnya terdapat perbedaan tapi hanya di bagian corak warnanya saja. Secara umum ukuran ikan ini dapat mencapai panjang sekitar satu meter dengan bentuk mirip pisau di bagian belakang badan sampai ekornya. Badannya berukuran agak besar dengan bagian atas yang tampak cukup tinggi dan melengkung ke bawah. Kepalanya berbentuk segitiga dengan mata yang berukuran sedan dan mulutnya terletak di bagian bawah dekat matanya. Sirip di bagian atas tubuhnya berukuran pendek dan tidak lebar dengan warna yang transparan. Pada bagian dekat perutnya terdapat sepasang sirip yang berguna untuk berenang. Di bagian belakang sepasang sirip tersebut juga terdapat sirip yang tidak terlalu panjang tapi terbentang sampai ke bagian pangkal ekornya. Lalu ekornya berukuran sedang dan tidak terlalu lebar.

Di samping itu, corak warna ikan Belida tidak bervariasi seperti kebanyakan jenis ikan air tawar yang sering dipelihara orang-orang. Corak warna yang menutupi hampir seluruh tubuhnya tampak berwarna hitam keabu-abuan. Selain warna hitam keabu-abuan juga terdapat warna kuning kusam yang terlihat di bagian badan sampai ke pangkal ekornya dengan bentuk lingkaran yang hampir bulat. Warna kuning tersebut hanya tampak di bagian luar lingkaran dan di bagian dalamnya berwarna hitam pekat. Dengan ukuran fisik yang lumayan panjang dan lebar maka kita dapat menebak bahwa berat ikan Belida dapat mencapai hampir 7 kilogram.

Dalam memelihara ikan Belida biasanya diberikan pakan hewani berupa ikan yang berukuran kecil, udang, hingga katak. Pakan yang disajikan untuk ikan Belida bisa dalam keadaan hidup ataupun sudah dipotong dengan ukuran yang kecil sampai sedang. Begitu juga dalam merawatnya di akuarium tidak hanya menyediakan peralatan standar tapi perlu menghiasi akuarium dengan bebatuan kecil, tumbuhan hidup, dan batang kayu. Selain itu, mengingat ikan Belida termasuk ikan yang aktif di malam hari maka sebaiknya lampu yang digunakan tidak terlalu terang dengan menambahkan latar belakang berwarna agak gelap.

Hanya saja, mengingat ikan Belida termasuk ikan hias yang sudah mulai sulit ditemukan di habitat aslinya maka harganya pun melambung tinggi. Ikan Belida yang dijual untuk dipelihara dapat dihargai mencapai satu jutaan yang disesuaikan dengan jenis dan ukuran tubuhnya. Selain itu, keberadaan ikan Belida di pasar ikan hias tergolong sangat sedikit dan tidak di setiap daerah ada yang menjualnya. Hal ini disebabkan sangat sedikit orang-orang yang berkeinginan membudidayakannya. Untuk itu lah tidak banyak dari para penghobies yang berkesempatan memelihara ikan Belida.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.infoikan.com/2016/10/ikan-belida-cara-budidaya-dan.html
2. http://www.ikanhias-yuli.org/2014/10/tips-dan-trik-merawat-dan-budidaya-ikan.html

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Chitala_ornata_(Zoo_Brno,_Czech_Republic).jpg


Related Posts :