Selasa, 03 Juli 2018

Cara Identifikasi Sapi Kurban Telah Mati Atau Tidak

Sudah terbit di: https://steemit.com/hewan/@kakibukit/cara-identifikasi-sapi-kurban-telah-mati-atau-tidak?sort=votes

Perayaan kurban merupakan kegiatan tahunan bagi umat muslim. Umat muslim yang mampu akan memberikan sebagian hartanya dengan cara berkurban baik itu kambing, sapi atau kerbau, yang daging kurban nanti akan dibagikan kepada yang membutuhkan. Hal baik ini tentu akan semakin baik lagi jika kualitas dagingnya terjaga. Terdapat perlakuan tertentu agar kualitas daging kurban menjadi baik dan ini berlaku ketika dalam proses penyembelihan. Penyembelihan secara islami atau kosher (yahudi) diyakini lebih baik dibandingkan dengan penyembelihan metode barat. Hal ini karena darah yang ada dalam daging lebih sedikit atau tidak ada dibandingkan dengan daging hasil sembelihan metode barat. Mengapa darah dalam penting menjadi penting?.

Diketahui bahwa darah merupakan media perkembangan yang baik bagi bakteri pembusuk. Sehingga daging dengan kandungan darah yang banyak (biasa disebut kurang bersih) maka akan cepat busuk dibandingkan dengan daging yang kandungan darahnya sedikit atau tidak ada darahnya sama sekali. Namun, ketika perayaan kurban para penjagal berupaya untuk kejar setoran dengan melakukan hal-hal yang tidak terpuji dan merusak penyembelihan yang baik secara islami atau kosher (yahudi). Ketika sapi disembelih (disayat pada bagian leher dan memutus saluran pernapasan, saluran makanan, saluran arteri dan vena), sapi tidak akan langsung mati dan darah akan mengucur deras dari saluran yang telah terpotong. Agar benar-benar mati butuh waktu 5-15 menit bergantung pada hewannya sendiri. Dalam proses ini otak akan memberi perintah pada jantung untuk memompa darah keluar tubuh, jika proses ini tidak diganggu maka pada akhirnya daging yang dihasilkan akan sangat baik. Untuk mempercepat matinya hewan kurban para penjagal yang nakal akan mencari tulang lunak di belakang saluran berwarna putih dan memotongnya dan hewan akan mati seketika. Bagian itu adalah tulang belakang pada hewan, yang jika itu dipotong maka otak akan mati. Karena itu otak akan berhenti memberi perintah pada jantung untuk memompa darah keluar dan daging yang dihasilkan akan kurang berkualitas.

C:\Users\Pohan\Downloads\cow-1574218.jpg
Gambar 1. Sapi, Biasa Disembelih Ketika Kurban

Nah, untuk menghindari hal tersebut kita perlu tahu cara mengidentifikasi hewan kurban yang telah disembelih telah mati atau tidak, tentu dengan cara yang baik tidak dengan memutus tulang belakang hewan tersebut, yaitu:

1. Periksa Mata

Sentuh mata hewan kurban, jika masih berkedip atau bergerak maka hewan tersebut masih hidup jika tidak maka hewan tersebut telah mati.

2. Gerakkan ekornya

Ekor pada hewan kurban khususnya sapi sangat sensitif dan jika digerakkan maka refleks akan bergerak balik. Namun, jika digerakkan atau dicubit tidak ada reaksi apapun maka hewan tersebut telah mati.

3. Tekan pada sela-sela kuku hewan kurban

Daging yang terdapat pada sela-sela kuku hewan kurban (kambing atau sapi) sangatlah sensitif. Untuk memeriksanya tekanlah pada bagian tersebut jika tidak terdapat reaksi maka hewan tersebut telah mati. Namun, jangan lakukan pada hewan hidup karena nanti bisa ditendang karena refleks.

Oleh: Ahmad Azhari Pohan
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Gambar:
1. https://www.freeimages.com/photo/cow-1574218

Sumber:
1. http://www.beritasatu.com/agribisnis/447466-haram-daging-kurban-yang-disembelih-tidak-benar.html
2. https://www.dream.co.id/your-story/hewan-qurban-ternyata-tidak-merasakan-sakit-saat-disembelih-150923v.html


Related Posts :