Sabtu, 04 Mei 2019

Tips Menghindari ‘Typo’

Sudah terbit di: https://steemit.com/umum/@lerengbukit/tips-menghindari-typo

Saat sedang mengetik, tak tertutup kemungkinan akan mengetik kata yang keliru. Terlebih, bila menyelesaikan begitu banyak halaman. Ambil contoh, bermaksud menulis ‘lari’. Namun, yang tampak adalah ‘kali’, ‘bali’, ‘jari’, ’hari’ dan sebagainya. Apakah sama sekali kita tak pernah mengalaminya? Dari sekian banyak diksi yang kita ketik, tentunya terdapat hal tersebut. Hal ini biasa disebut ‘typo’. Bagi yang menawarkan produk melalui media tertulis, kesalahan kecil ini memang cenderung memunculkan kesan kurang profesional. Bila menyadari kekeliruannya, tentunya dapat segera memperbaikinya. Namun, bila kurang menyadarinya, tentunya akan menjadikan tulisan menjadi kurang nyaman disimak pembaca. Selain itu, bisa saja pembaca akan keliru juga mempersepsikannya. Berikut beberapa tips untuk mencegahnya.


Gambar 1. Ilustrasi

Sebaiknya hindari mengandalkan fitur spell checker pada software pengolah kata yang kita gunakan. Fitur ini tak dapat dipungkiri memang sangat membantu untuk menghindari kesalahan tersebut. Sebabnya, mampu mendeteksi kesalahan kata yang salah. Namun, tak tertutup kemungkinan ada beberapa diksi yang tak dapat terdeteksi. Lebih baik mengandalkan mata dan fokus kita daripada fitur standar yang biasa ada pada software word processing tersebut.

Memang, satu-satunya cara untuk menghindarinya yaitu lebih cermat dan fokus saat mengetik. Namun, bisa saja karena lebih terfokus menyelesaikan pekerjaan, dua hal penting tersebut cenderung terabaikan. Nah, cobalah setelah menyelesaikan satu paragraf, cermati kembali apakah terdapat kesalahan tersebut. Bila, ya lekas perbaiki.

Nah, sebelum mempublishnya atau memberikan hasil kerja misalnya kepada atasan, alangkah baiknya kembali mencermatinya dari awal hingga bagian akhir tulisan. Bisa saja masih terdapat satu ataupun beberapa hal yang kurang tepat. Cermati setiap diksi dengan sangat fokus dan serius. Sebagai hal penting, fokuskan pikiran kepada setiap diksi bukan kepada tulisan. Kekeliruan terkait ‘typo’ memang cenderung sulit dilihat dan dideteksi saat sedang mengetik. Bila menyelesaikan begitu banyak halaman, cobalah cetak pada kertas. Tandai setiap kekeliruan. Lalu, perbaiki dengan menggunakan software. Sebagai hal penting, umumnya daya tahan orang sanggup lebih kuat dan lebih lama memandang tulisan yang tampak pada kertas dibandingkan pada layar komputer.

Nah, dapat coba mencoba membacanya secara cermat dengan nada keras dari bagian awal hingga akhir. Cara ini memungkinkan kita mengetahui apakah kekeliruan tersebut dalam penulisan diksi. Bila kita memiliki satu ataupun beberapa rekan yang sedang bersantai, tak ada salahnya memberikan hasil kerja kita kepadanya. Mintalah ia untuk ‘mencari-cari kesalahan’ kita dengan begitu seksama. Sekali lagi, kekeliruan ini memang cenderung sulit dilihat saat sedang mengetik. Terlebih, bila fokus kita cenderung tertuju menyelesaikan pekerjaan.

Demikian, beberapa tips yang dapat kita coba untuk mencegah ‘typo’. Khususnya bagi yang memiliki profesi yang berkaitan dengan bidang tulis-menulis, semoga tips sederhana ini bermanfaat dan juga membantu. Selamat menulis menyelesaikan pekerjaan…

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
1. https://owlcation.com/academia/How-to-avoid-typos
2. https://www.webhostingsecretrevealed.net/blog/web-copy-writing/top-five-ways-to-catch-typos-and-errors-in-your-own-writing/

Gambar:
1. https ://cdn.pixabay.com/photo/2015/07/17/22/43/student-849825_960_720.jpg


Related Posts :

Tidak ada komentar :

Posting Komentar